7 Cara mengatasi anak susah makan (Anoreksia)

Cara mengatasi anak susah makan – Anoreksia pada anak menyebabkan banyak akibat yang serius seperti malnutrisi, keterlambatan perkembangan, rentan terhadap penyakit kronis, pemikiran intelektual yang buruk dibandingkan dengan teman sebaya. 

Cara mengatasi anak susah makan

Lalu apa yang harus ibu lakukan saat anak malas Makan untuk menghindari konsekuensi di atas? Artikel berikut akan memberi ibu 6 cara untuk membantu anak menghentikan anoreksia dengan cepat. 

Baca Juga : Makanan untuk daya tahan tubuh anak yang baik

1. Apa itu anoreksia?

Anoreksia adalah kondisi yang umum terjadi pada anak kecil, terutama yang berusia antara 1 dan 6 tahun. Namun, setelah 1 tahun kecepatan pertumbuhan bayi akan berangsur-angsur menurun, menyebabkan penurunan jumlah makanan yang dibutuhkan bayi. Ini disebut anoreksia fisiologis dan saat itu anak masih normal sepenuhnya.

Apa penyebab anak susah makan?

Anak-anak dengan anoreksia merupakan masalah yang menyebabkan banyak orang tua pusing dan khawatir.

Tetapi anoreksia juga dapat berasal dari penyebab lain, yang dapat mempengaruhi perkembangan fisik dan intelektual anak seperti:

  1. Anak sakit: batuk, radang tenggorokan, demam, gangguan saluran pencernaan dll
  2. Pola makan yang tidak sesuai: makan terlalu banyak camilan, banyak minum susu.
  3. Mentalitas:

    • Anak-anak suka bermain, menyebabkan terlalu “sibuk” untuk makan.
    • Anak-anak yang jauh dari ibunya atau mengalami perubahan lingkungan hidup.
    • Anak takut makan karena terpaksa makan dalam waktu lama atau pernah mengalami kerusakan saluran cerna (tersedak, tersedak). Inilah penyebab anoreksia yang sulit diobati.
Baca Juga  Cara Memberi Password Pada Folder Windows 10

Penyebabnya dapat terjadi pada saat yang sama dengan derajat yang berbeda-beda pada setiap anak tertentu. Oleh karena itu, saat melihat bayinya anoreksia, ibu perlu dengan tenang menanganinya agar tidak semakin parah keadaannya. 

Cara mengatasi anak susah makan atau anoreksi

Banyak orang tua yang bertanya-tanya apa yang harus dilakukan bila anaknya menderita anoreksia karena bila keadaan ini berlangsung lama maka risiko bayi mengalami kekurangan gizi akan sangat tinggi. Berikut beberapa cara untuk membantu anak menghentikan anoreksia:

1. Ayo buat makan malam menyenangkan

Selain makan bersama dengan anggota keluarga, orang tua mempersilakan anak merasakan sendiri hidangan dengan menyentuh dan mengupas (untuk anak kecil) dan menginstruksikan mereka untuk menggunakan sendok dan garpu (untuk anak yang lebih besar). 

Ketika anak makan sendiri, orang tua juga harus bertepuk tangan untuk menyemangati dan mendorong, membantu anak menikmati, dari mana bayi akan makan lebih enak.

Faktor menyenangkan dalam makan bersama keluarga akan membantu mengatasi masalah anak susah makan.

2. Jangan buat stres anak

Saat memberi makan bayi, orang tua sama sekali tidak boleh memaksa mereka, menyebabkan mereka menjadi stres dan mengembangkan ketakutan untuk makan. 

Sebaliknya, setiap kali makan, orang tua sebaiknya hanya memberi makan anak dengan porsi kecil. Setelah bayi menghabiskan satu porsi, orang tua menawarkan porsi berikutnya. 

Saat ini, dengan makan dari satu porsi kecil ke porsi kecil lainnya, anak akan belajar untuk merasa kenyang dan tidak merasa stres.

3. Perhatikan waktu setiap kali makan

Untuk anak yang aktif, mungkin sulit bagi mereka untuk duduk diam selama waktu makan. Oleh karena itu, meskipun bayi makan lebih sedikit, orang tua sebaiknya hanya memberikan waktu makan sekitar 30 menit. 

Baca Juga  Cara mengatasi perut kembung pada bayi

Hasilnya, anak tidak hanya terhindar dari tekanan psikologis tetapi juga merangsang kemampuan anak untuk mengatur sendiri jumlah makanan yang perlu dimuat ke dalam tubuhnya. 

4. Jarak antar waktu makan

Orang tua perlu merancang waktu makan bayinya secara ilmiah, sebaiknya antara 4-5 jam dengan cara:

  • Jika jeda waktu makan terlalu dekat: Bayi belum merasa lapar.
  • Jika jeda waktu makan terlalu jauh atau orang tua membuat bayi kelaparan: Memperburuk anoreksia karena bayi sudah merasa lelah.
  • Secara khusus, anak-anak tidak boleh mengemil di antara waktu makan agar tidak mengganggu waktu makan bayi.

5. Jangan gunakan makanan sebagai hadiah

Menggunakan camilan sebagai hadiah adalah kesalahan yang dilakukan banyak keluarga saat memecahkan masalah “cara mengatasi anak susah makan” karena ini akan menyebabkan anak akan meminta terus menerus makanan yang sama. 

Sebaliknya, orang tua harus mencari “hadiah” lain untuk mendorong anak mereka makan seperti bermain dengan mereka, membacakan cerita untuk mereka, dll.

6. Selalu bersabar dengan anak saat mencoba makanan baru

Membantu anak mengalami kelompok makanan baru, terutama penderita anoreksia, tidaklah mudah. Salah satu tips untuk mengatasi masalah ini adalah agar orang tua mengalaminya bersama anak-anaknya. Ketika dia melihat ayahnya suka makan makanan enak, saat ini bayi akan menirunya.

7. Konsultasi dengan dokter

Selain merancang pola makan bayi berdasarkan piramida nutrisi, berkonsultasi dengan dokter juga sangat penting. Melalui tes, dokter akan memberi tahu “Apa penyebab anoreksia anak anda” dan “apa kebutuhan nutrisi khusus anak”. Dari situ, Anda bisa mengatur pola makan si kecil dengan lebih tepat dan ilmiah.

Sekian tips cara untuk mengatasi anak susah makan (anoreksia) yang bisa ibu lakukan pada anak. Semoga dengan tips ini, anak sudah tidak susah makan lagi. Semoga bermanfaat!

Baca Juga  Makanan untuk daya tahan tubuh anak yang baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!